AS Roma

AS Roma

Minggu, 12 Februari 2012

Prediksi Pertandingan Siena Roma

PREDIKSI SIENA vs AS ROMA

Siena-Roma: Jaga Konsistensi

Musim 2011/12 - Giornata 23







Mario Frick - Siena-Roma - Serie A (Grazia Neri)
Konsistensi masih menjadi masalah serius yang harus diakhiri Roma. Bagaimana tidak, dalam lima laga terakhir belum ada kemenangan beruntun yang dicatat.

Berlaga di Montepaschi Arena, Roma akan berusaha mencatat kemenangan untuk bisa mendapatkan jatah tempat di Eropa. Tapi Siena bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

Tanyakan saja kepada Juventus, yang pekan lalu harus puas dengan hasil imbang di Turin. Siena juga pastinya ingin memperbaiki catatan mereka di kandang sendiri.

Tapi, Siena harus menyadari fakta sejarah tidak berpihak pada mereka. Roma berhasil mencatat lima kemenangan di Tuscan, lebih banyak dari Siena yang hanya bisa meraih hasil positif dua kali.

Prediksi Skuad:
Siena: Pegolo; Vitiello, Rossettini, Terzi, Del Grosso; Giorgi, Vergassola, Gazzi, Brienza; Destro, Calaiò

Roma: Stekelenburg; Taddei, Juan, Heinze, Jose Angel; Simplicio, Greco, Pjanic; Totti; Borini, Lamela

Prediksi Hasil:
Siena 1-2 Roma


http://www.goal.com/id-ID/match/64077/siena-vs-as-roma/preview 

Roma Beli Permanen Borini

Roma Permanenkan Fabio Borini

Roma mendapatkan mantan pemain muda Chelsea itu secara penuh dari Parma.


Fabio Borini - Roma (Getty Images)
Getty Images
Fabio Borini resmi menjadi milik Roma setelah klub ibukota Italia itu membelinya secara permanen dari Parma.

Sebelumnya mantan pemain Chelsea itu hanya berstatus sebagai pemain pinjaman selama semusim penuh dengan opsi pembelian di musim berikutnya.

Namun karena penampilan impresifnya daam beberapa laga terakhir membuat Luis Enrique memutuskan untuk bisa segera memastikan masa depannya di Roma.

Alhasil, pihak klub menebusnya dengan nilai transfer 3,8 juta poundsterling dengan kesepakatan kepemilikan bersama hingga 2016.

Pihak klub juga menyatakan Roma bisa menjualnya hak kepemilikan Borini kembali ke Parma dengan hanya mengeluarkan 1,9 juta pounds.



http://www.goal.com/id-ID/news/784/transfer-pemain/2012/02/06/2889926/roma-permanenkan-fabio-borini

Borini Dijadikan Contoh Bagi Pemuda Italia

Agen: Fabio Borini Contoh Bagi Pemuda Italia

Striker 20 tahun memiliki catatan impresif di AS Roma berkat torehan lima gol dalam 11 pertandingan Serie A Italia.







Fabio Borini - Roma (Getty Images)
Getty Images
Agen Fabio Borini, Marco Antonio De Marchi, meyakini, performa mengesankan kliennya bersama AS Roma, di mana dirinya menyumbangkan dua gol pada kemenangan telak 4-0 atas Inter Milan, merupakan hasil etos kerja serta kekuatan mental mantan punggawa Parma.
Dua gol Borini pada laga tersebut menambah torehan golnya menjadi lima dari 11 laga Serie A Italia bersama Roma. De Marchi berharap, kesuksesan kliennya itu bisa menjadi panutan bagi seluruh remaja Italia.
"Saya bahagia dan bangga untuk dirinya. Dia layak mendapatkannya," puji De Marchi.
"Saya sudah mengenal Fabio sejak dia masih 13 tahun, jadi saya bisa mengatakan bahwa hasil-hasil yang kami dapatkan adalah berkat kerja kerasnya."
"Saya pikir, apa yang dilakukan Fabio di Roma, terlepas dari kepuasan pribadinya, memberikan pesan penting bagi seluruh pemuda Italia: kerja keras akan terbayar."

http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/02/07/2890672/agen-fabio-borini-contoh-bagi-pemuda-italia 

Claudio Ranieri Frustasi Gara Gara AS Roma

Dipermak AS Roma, Claudio Ranieri Frustrasi

Allenatore Inter itu menyuarakan rasa frustrasi, melihat penampilan timnya yang merosot belakangan ini.







Claudio Ranieri - Inter (Getty Images)
Getty Images
Inter Milan hanya mampu mengoleksi satu poin dari tiga laga terakhir dan tereliminasi di Coppa Italia. Teranyar, I Nerazzurri harus mengakui keunggulan AS Roma dengan empat gol tanpa balas, Minggu (5/2).

"Kami tak bisa terus seperti ini. Roma tampil bagus dan layak meraih kemenangan. Namun, kami tidak melakukannya dengan baik dan terlalu lemah," jelas allenatore Claudio Ranieri usai laga.

"Kami tak menunjukkan kekuatan kami di beberapa pekan terakhir. Kami terlalu mudah kebobolan dan kelihatannya tidak menjadi diri sendiri di lapangan."

"Saya masih percaya kepada tim, tapi kami harus memulihkan diri sendiri. Kami mengalami pukulan telak belakangan ini dan selalu bisa mengatasinya. Kami akan melakukan itu lagi."

Inter saat ini menempati urutan lima klasemen Serie A Italia, mengoleksi 36 poin dari 22 laga. 




http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/02/06/2888581/dipermak-as-roma-claudio-ranieri-frustrasi

Akui AS Roma Superior

Esteban Cambiasso Akui AS Roma Superior

Cambiasso mengakui kekalahan Inter disebabkan Roma tampil lebih bagus di tiap aspek permainan.







Esteban Cambiasso - Inter (Getty Images)
Getty Images
Gelandang Inter Milan Esteban Cambiasso mengakui Nerazzurri menghadapi kesulitan menghadapi permainan AS Roma pada akhir pekan lalu.

Pelatih Claudio Ranieri ini terlihat frustrasi setelah tim besutannya tak berdaya menghadapi dominasi Roma, sehingga dipermak 4-0 di Stadion Olimpico.

“Kadang kami beruntung bisa memenangi sebuah pertandingan. Di saat lainnya, kami bermain lebih baik atau buruk dibandingkan lawan kami,” ujar Cambiasso dilansir La Gazzetta dello Sport.


“Dan itu terjadi. Kami menelan kekalahan dimana kiper tim lawan menjadi bintang di laga itu, seperti melawan Lecce.”

“Tapi Roma lebih superior dibandingkan kami di segala aspek permainan.”

Inter berada di atas Roma dengan keunggulan dua poin. Namun Roma punya peluang untuk melewati Inter jika mereka bisa mengalahkan Catania di pertandingan yang menyisakan waktu 27 menit. Saat pertandingan dihentikan, karena cuaca buruk, skor laga adalah 1-1.


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/02/06/2890151/esteban-cambiasso-akui-as-roma-superior

Stekelenburg Simpati Untuk Ajax

Simpati Maarten Stekelenburg Buat Ajax

Maarten Stekelenburg kecewa mendengarkan ramainya pemberitaan tentang kekisruhan internal Ajax Amsterdam.







Maarten Stekelenburg (PROSHOTS)
PROSHOTS
Maarten Stekelenburg rupanya masih mengikuti perkembangan bekas klubnya, Ajax Amsterdam.

Kiper AS Roma itu baru saja menikmati kemenangan besar 4-0 atas Inter Milan, Minggu (5/2) lalu, tetapi kegembiraan tidak lengkap karena pada hari yang sama Ajax menyerah di kandang sendiri dari FC Utrecht 2-0. Stekelenburg pun melontarkan simpatinya.

"Situasi Ajax melukai hati saya," ujarnya kepada De Telegraaf.

"Saya kenal baik para pemain serta pelatih Frank de Boer. Saya punya hubungan baik dengan mereka. Saya berharap Ajax bisa tampil sebaik musim lalu, saat kami tertinggal dengan 20 laga tersisa dan mampu merebut gelar juara."

"Tapi sulit mengulanginya setelah kekalahan melawan Utrecht. Apalagi terjadi setelah kekalahan di kandang Feyenoord Rotterdam."

"Saya fokus untuk klub saya saat ini, tapi saya juga mendengar kabar dari Belanda. Apa yang saya dengar di Italia hanya soal tuntutan hukum yang meliputi Ajax. Mengecewakan."


http://www.goal.com/id-ID/news/1362/sepakbola-belanda/2012/02/07/2890587/simpati-maarten-stekelenburg-buat-ajax 

Roma Tinggalkan Metode Klasik

Juan: AS Roma Tinggalkan Metode Klasik Italia

AS Roma memiliki konsep yang jelas namun Juan mengeluarkan peringatan bagi rekan satu timnya.







Juan - Roma (Getty Images)
Getty Images
Pemain bertahan asal Brasil Juan mengatakan AS Roma telah melewati masa adaptasi bersama pelatih Luis Enrique yang didatangkan manajemen klub musim panas lalu.

Kepada Globoesporte, Juan menyebut kinerja staf pelatih Giallorossi sangat baik dan kini Roma mampu memperlihatkan gaya bermain yang berbeda dengan tim lainnya.

"Sistem yang diterapkan AS Roma sangat berbeda dengan metode klasik yang selama ini dianut tim-tim di Italia," ungkap Juan.

"Di bawah komando Enrique, pergerakan, taktik dan penguasaan bola Roma mengalami perubahan. Kami memang sempat berada di masa adapatasi, namun sekarang lawan sekuat apapun siap dihadapi."

Roma sudah dipastikan memiliki konsep yang jelas namun Juan tetap mengeluarkan peringatan bagi rekan satu timnya.

"Kami harus bisa memperlihatkan konsisitensi dan kemenangan atas Inter telah menyuntikkan rasa percaya diri yang sangat besar, seperti saat membungkam Napoli di Naples."

"Sekali lagi saya katakan, Enrique telah membuktikan kualitasnya sebagai pelatih."

Juan kemudian membicarakan masa depannya terkait kemungkinan kembali ke pelukan Flamengo.

"Semua orang tahu sejarah karir saya. Kontak dengan Flamengo tidak pernah terputus meski tidak ada pembicaraan resmi," lanjut Juan.

"Saya masih terikat kontrak dengan Roma, tetapi jika memutuskan kembali ke Brasil, Flamengo adalah pilihan nomor satu," tandasnya.


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/02/10/2896889/juan-as-roma-tinggalkan-metode-klasik-italia