AS Roma

AS Roma

Sabtu, 28 April 2012

Totti Romanista

Francesco Totti: Jersey AS Roma Lebih Berharga Dari Ballon D'Or

Totti mengaku mendapat banyak pinangan, tapi rasa cintanya ke Roma mengalahkan semua tawaran tersebut.


Francesco Totti - Roma
Getty Images
Kapten AS Roma Francesco Totti menegaskan, jersey Giallorossi bukan hanya sekadar pakain kerja, melainkan juga menjadi indentitas, dan merupakan kulit kedua pemain.

Totti mengaku dirinya kerap menerima tawaran untuk meninggalkan Roma, dan ia menampik semua penawaran menggiurkan tersebut. Hal itu dilakukan karena ia mencintai klub yang dibelanya.

“Saya lahir di Roma, saya warga Roma, dan saya Romanista,” ujar Totti kepada laman FIFA.

“Walau saya menerima penawaran untuk meninggalkan klub, saya selalu mengatakan, saya hanya ingin memakai satu jersey klub saja sepanjang karir saya.”

“Saya tak bisa membayangkan saya memakai jersey lain. Sebagai tambahan, saya tidak tahu bagaimana menjelaskan kepada anak-anak saya [jika pindah klub]. “

“Rasa cinta mengalahkan semua tawaran yang pernah saya terima, dan saya senang dengan keputusan yang telah diambil. Roma lebih berarti bagi saya dibandingkan memenangi Ballon d'Or.”



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/04/20/3048647/francesco-totti-jersey-as-roma-lebih-berharga-dari-ballon

Mau Main Sampai Usia 40

Francesco Totti Mau Main Hingga Usia 40

Totti ingin melanjutkan karir profesionalnya hingga usai 40 bila kondisi fisik memungkinkan.


Francesco Totti - Roma (Getty Images)
Getty Images

Kapten AS Roma Francesco Totti mengungkapkan, ia masih ingin melanjutkan karir sepakbolanya hingga berusia 40 tahun.

Totti telah menghabiskan karirnya bersama Giallorossi. Kendati gagal memperlihatkan performa terbaiknya di musim ini, pemain berusia 35 tahun itu tetap ingin melanjutkan karirnya dengan Roma.

“Kontrak saya masih tersisa dua tahun. Jika fisik saya bugar, saya berharap bisa bermain hingga usia 40,” ungkap Totti kepada laman FIFA.

“Selama saya bugar, dan bermanfaat untuk tim, saya akan terus memakai jersey ini dengan rasa bangga. Saya yakin dengan kemampuan saya. Hal paling penting adalah tetap bugar, dan hidup dengan profesionalisme.”

Roma menjalani musim berbeda sejak kedatangan Luis Enrique pada musim panas lalu. Namun Totti yakin pelatih asal Spanyol itu merupakan sosok yang tepat untuk membawa Roma meraih kesuksesan.

“Saya selalu mengatakan ketika ada perubahan besar, maka dibutuhkan waktu untuk menemui perpaduan tepat. Target pelatih adalah membawa mental baru ke Italia,” kata Totti.

“Saya suka dengan permainan dia, dan saya yakin Anda akan segera melihat kami menjadi juara.”

http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/04/20/3049026/francesco-totti-mau-main-hingga-usia-40 

Dukung Manajemen AS Roma

Francesco Totti Dukung Penuh Manajemen AS Roma

Francesco Totti menilai pemilik, direksi dan pelatih AS Roma adalah orang-orang yang luar biasa.


Totti
Getty
Kapten AS Roma Francesco Totti menegaskan dirinya mendukung penuh pemilik klub asal Amerika dan juga pelatih Luis Enrique.

Kepada majalah resmi AS Roma, Totti menilai klubnya tersebut diisi dengan orang-orang yang luar biasa, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mendukung kebijakan yang diambil oleh klub.

"Pemilik asal Amerika ingin melakukan hal besar, mereka investasi besar-besaran dan saya bangga menjadi bagian dari proyek yang telah banyak kami bicarakan," ujarnya kepada La Roma.

"Para direktur baru tampak berdeterminasi untuk membuat klub ini menjadi luar biasa. [Franco] Baldini adalah pemimpin yang luar biasa dan menginginkan kemenangan. [Walter] Sabatini adalah orang yang selalu peduli di ruang ganti."

“Sementara itu, pelatih juga orang yang sama, dia loyal dan jujur, dia mengatakan apa yang ada dalam pikirannya."

“Anda dapat mengatakan kepadanya apa yang anda pikirkan dan dia menerima semuanya, hal yang normal dia mendengarkan terlebih dahulu dan kemudian mengeluarkan ide."

“Dia adalah orang yang dapat anda andalkan selamanya."



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/04/28/3066003/francesco-totti-dukung-penuh-manajemen-as-roma

Matt Hummels Jadi Rebutan

AS Roma & Duo Manchester Perebutkan Matt Hummels

Matt Hummels hanya akan dilepas dengan nilai transfer tak kurang dari £20 juta.







Borussia Dortmund vs. VfL Wolfsburg, Mats Hummels
Bongarts
Prestasi gemilang Borussia Dortmund di Bundesliga Jerman tak lepas dari peran salah seorang pemain bertahan mereka, Hummels.

Bek sentral ini tampil gemilang sepanjang musim dan ikut berjasa membawa Dortmund meraih gelar liga untuk kedua kalinya berturut-turut.

Pencapaian itu membuat Hummels menjadi incaran banyak klub. Berita dari harian Bild menyebutkan, Roma serta dua klub kota Manchester, City dan United, tertarik untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun tersebut.

Selain itu, Juventus dan Inter Milan juga dikabarkan sedang memantau pemain timnas Jerman itu dan bisa saja ikut melayangkan tawaran pada musim panas mendatang.

Hummels masih terikat kontrak sampai 2014 dan Dortmund dikabarkan berusaha mempertahankannya, kecuali ada klub yang berani memberikan tawaran sebesar £20 juta.



http://www.goal.com/id-ID/news/784/transfer-pemain/2012/04/29/3067474/as-roma-duo-manchester-perebutkan-matt-hummels

Enrique Butuh Satu Tahun

Franco Baldini: Luis Enrique Butuh Satu Tahun Lagi

Franco Baldini menilai Luis Enrique membutuhkan waktu untuk dapat membuktikan kualitasnya.


Franco Baldini - Roma
Getty Images
Direktur Franco Baldini membela pelatih AS Roma Luis Enrique yang mendapatkan protes dari fans usai hasil imbang yang diraih tim ibukota tersebut saat menjamu Napoli.

Baldini, yang berada di tribun saat menyaksikan Roma bermain imbang 2-2 dengan Napoli, menilai Enrique membutuhkan waktu satu tahun lagi.

"Seseorang (fans Roma) meminta saya untuk memecat pelatih, tetapi saya menjawab bahwa lebih baik saya juga keluar," ujar Baldini seperti yang dilansir oleh Football Italia.

“Luis Enrique adalah pelatih kami dan dia bukan sumber masalah. Tim ini telah membuktikan dengan babak pertama yang luar biasa. Atmosfer di sini menimbulkan tekanan dan skuad merasakan hal tersebut ketika Napoli menyerang. Di babak kedua mereka bereaksi dengan baik untuk meraih hasil imbang."

“Tim ini tidak rileks, tetapi meskipun demikian, pelatih telah memiliki arah yang jelas tentang sepakbolaya dan dia harus didukung dalam beberapa tahun oleh klub dengan pembelian pemain yang tepat."

“Luis Enrique memiliki kualitas yang luar biasa dan dia membutuhkan satu tahun lagi untuk membuktikannya dengan membangun sesuatu di sini. Kami sangat percaya kepadanya dan dia percaya kepada proyeknya, meskipun kami mengalami hambatan."


http://www.goal.com/id-ID/news/1108/sepakbola-inggris/2012/04/29/3067627/franco-baldini-luis-enrique-butuh-satu-tahun-lagi 

Senin, 23 April 2012

Marquinho Pembelian Terbaik

Luis Enrique: Marquinho Pembelian Terbaik AS Roma

Pelatih AS Roma Luis Enrique tak mengira kalau penampilan Marquinho akan berkembang dengan pesat.


Marquinho - Roma
Getty Images
Bergabung dengan AS Roma pada Januari lalu, Marquinho langsung mampu mecuri perhatian pelatih Luis Enrique.

Bahkan sang pelatih kini tak sungkan mendeskripsikan winger asal Brasil ini sebagai pembelian terbaik Giallorossi musim ini.

"Marquinho bekerja dengan jauh lebih baik dari yang kami perkirakan," ujar Enrique memberikan analisisnya.

"Ia bisa melewati pemain yang menghadangnya, menyerang dan membuat ruang, bergerak memutar secara vertikal. Belum lagi Anda melihat seberapa kencang tembakannya."

"Dia bekerja dengan kerendahan hatinya, kami semua sangat senang, Marquinho merupakan pembelian terbaik kami," tandas Enrique.

Empat Jari Lichtsteiner

Acungkan Empat Jari, Luis Enrique Kutuk Stephen Lichtsteiner

Luis Enrique mengecam keras gesture empat jari yang diperlihatkan Stephen Lichtsteiner kepada Erik Lamela pasca Juventus menang 4-0 atas AS Roma.


Lichtsteiner & Jose Angel - Juventus-Roma - Serie A
Getty Images
Pelatih AS Roma Luis Enrique mengutuk aksi Stephen Lichtsteiner yang melambaikan empat jari untuk mengejek Erik Lamela atas kekalahan timnya.

Kendati begitu, Lamela yang diolok-olok pun bukannya dibela 100 persen oleh sang pelatih. Enrique juga mengecam respon tidak baik yang ditunjukkan Lamela kepada Lichtsteiner.

Gesture seperti ini identik dengan yang pernah dilakukan Francesco Totti kepada Juventus beberapa tahun silam. Sontak Lamela pun membalas dengan meludahi bahu sang bek.

Melihat insiden dua pemain ini melalui video rekanam pertandingan, Enrique pun jengkel karena tidak adanya sportivitas.

"Sungguh memalukan buat saya melihat seorang pemain yang jelas sudah menang 4-0 melakukan hal tersebut di level terbaik seperti ini, namun hal ini juga memalukan buat Lamela karena aksi meludahnya itu," cetus Enrique.



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/04/23/3054569/acungkan-empat-jari-luis-enrique-kutuk-stephen-lichtsteiner