AS Roma

AS Roma

Senin, 05 Maret 2012

Derby 11 Lawan 11

Luis Enrique Ingin Derby 11 Lawan 11 Pemain

"Akan lebih menyenangkan jika bermain dengan 11 pemain di lapangan," kata Enrique.







Luis Enrique - Roma (Getty Images)
Getty Images
AS Roma kalah dua kali di Derby della Capitale musim ini dan keduanya diwarnai kartu merah di kubu I Giallorissi. Pada pertemuan pertama, Simon Kjaer diusir wasit dan Roma kalah 2-1. Minggu (4/3), giliran Maarten Stekelenburg yang diganjar kartu merah di awal babak pertama, kembali Serigala Ibu Kota kalah dengan skor yang sama.

"Masih ada 12 pertandingan sisa, tugas kami adalah melanjutkannya hingga akhir musim. Jika kami bicara mengenai dua derby, akan menyenangkan jika bermain dengan 11 pemain di lapangan," ujar allenatore Luis Enrique.

"Saya tak bicara soal wasit, jadi saya tak akan mendiskusikan insiden ini," lanjut pelatih berkebangsaan Spanyol, dikutip Football Italia.

"Saya benar-benar kecewa, karena kami menghabiskan sepanjang pekan untuk menyiapkan laga ini kemudian benar-benar hancur setelah tujuh menit. Jika kami kalah 11 lawan 11 pemain, akan lebih mudah menerimanya, tapi dalam situasi seperti ini menjadi frustrasi dan mengecewakan."

"Saya berpikir kami bisa memenangi laga ini dengan melakukan yang terbaik, tapi semua itu hancur setelah tujuh menit. Ini terjadi dua kali dan saya tak tahu apa yang saya lakukan hingga kami pantas mendapatkan ini," keluh Enrique. 



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/05/2946275/luis-enrique-ingin-derby-11-lawan-11-pemain

Impian Juan Bersama AS Roma

Juan Ingin Sabet Gelar Bersama AS Roma

Bek berkebangsaan Brasil itu menegaskan Derby della Capitale akan selalu dikenang.








Juan - Roma
Getty Images
Juan bergabung bersama AS Roma sejak dibeli dari Bayer Leverkusen pada 2007 lalu dan mengukuhkan diri sebagai salah satu bek terbaik Serie A Italia dalam setengah dekade terakhir. Tidak heran, karena bek 33 tahun itu selalu menjadi pilihan utama I Giallorossi jika dalam kondisi bugar.

Namun, kontrak Juan bersama tim ibu kota itu akan berakhir pada 2013 mendatang dan dia berharap bisa memenangkan gelar sebelum angkat kaki dari Olimpico.

"Saya bekerja setiap hari untuk bisa tampil baik, bermain dan mungkin memenangkan gelar penting bersama Roma," ujar Juan kepada Sky Sports.

Akhir pekan ini, Juan dan kawan-kawan akan melakoni partai penuh gengsi bertajuk Derby della Capitale, menghadapi rival sekota Lazio. Juan yakin laga ini akan penuh kenangan seperti sebelumnya.

"Jelas, ini pertandingan spesial. Selama lima tahun di Roma saya mengalami banyak momen indah. Salah satunya setelah derby pertama, betapa indahnya pertandingan itu."

"Derby selalu menjaga laga sulit dan spesial," tutup Juan.



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/02/2940181/juan-ingin-sabet-gelar-bersama-as-roma

Bantah Pertikaian Dengan De Rossi

Luis Enrique Bantah Pertikaian Dengan Daniele De Rossi

De Rossi kemungkinan besar akan beraksi di laga sarat gengsi Derby Roma...







Luis Enrique - Roma (Getty Images)
Getty Images
Pelatih AS Roma Luis Enrique menepis laporan yang menyebutkan dirinya bertikai dengan Daniele de Rossi karena sang bintang tidak diturunkan saat Gialorossi terkapar di tangan Atalanta pekan lalu.

Gelandang berusia 28 tahun yang baru saja meneken kontrak berdurasi panjang itu dikabarkan terlambat menghadiri pertemuan klub hingga masalah berbuntut tidak dimainkan pelatih.

De Rossi kemungkinan besar akan kembali beraksi di laga sarat gengsi Derby Roma dan Enrique memastikan tidak ada perang antara dirinya dan sang wakil kapten.

"Saya tidak ada masalah dengan De Rossi maupun pemain lain," jelas Enrique.

"Tetapi hal tersebut bukan berarti saya dan pemain selalu satu kata dalam memandang sebuah persoalan. Cara pandang kami berbeda, pemain memiliki kepentingan individu sementara pelatih lebih memikirkan tim."

Roma saat ini tertinggal tujuh poin dari Lazio yang menempati peringkat keempat klasemen sementara Serie A Italia.


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/04/2944059/luis-enrique-bantah-pertikaian-dengan-daniele-de-rossi 

Jangan Salahkan Wasit !

Daniele De Rossi: Jangan Salahkan Wasit!

De Rossi menyebut Lazio "lebih dari tim dibandingkan Roma musim ini".







Daniele De Rossi - Roma
Getty Images
AS Roma harus kehilangan Maarten Stekelenburg di awal babak pertama dan memberikan penalti kepada kubu Lazio, hingga Giallorossi harus kalah dalam Derby della Capitale dengan skor 21, Minggu (4/3). Meski kecewa dengan keputusan wasit, gelandang Daniele De Rossi menolak menyalahkan keputusan pengadil lapangan.

"Musim ini banyak insiden yang tidak sesuai dengan jalan kami. Saya bicara soal wasit, komplain, kecewa, tapi itu tidak produktif. Saya tak berpikir wasit melakukan apa pun di hari mengejutkan itu. Masalahnya adalah ketika harus tampil dengan 10 pemain, Anda menyerah, jadi ini membuat frustrasi," beber De Rossi selepas laga.

"Sangat menyedihkan pertandingan diawali seperti ini, apalagi di pertemuan pertama juga kami mendapat kartu merah," keluhnya.

De Rossi juga menyebut wasit melakukan kesalahan ketika Giuseppe Biava tidak mendapatkan kartu kuning kedua di menit akhir laga. Tapi, sekali lagi dia menolak memberikan komentar lebih jauh karena hal itu dirasanya percuma.

"Saya hanya bekerja keras mengembangkan permainan sendiri. Saya ingat sepanjang tahun 2008, ketika melihat banyak hal memalukan terjadi dan saya berkoar."

"Kami harus fokus terhadap diri sendiri, karena kami kalah dari Lazio yang lebih tampil sebagai tim dibandingkan Roma musim ini."
. Giallorissi kini tertinggal 10 poin dari Lazio di tempat ketiga, sehingga
peluang peluang tampil di Eropa musim depan makin kecil. 


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/05/2946263/daniele-de-rossi-jangan-salahkan-wasit

Bingung Jadi Target Rasisme

Juan Bingung Jadi Target Rasisme Laziale

Juan menegaskan selalu menunjukkan respek terhadap Lazio selama 10 tahun membela Roma.







Juan - Roma
Getty Images
Bek AS Roma Juan menerima perlakukan rasisme dari tifosi Lazio pada Derby della Capitale dan bereaksi dengan menaruh jarinya di bibir yang justru mengundang kekerasan rasial makin kencang.

"Ini benar-benar mengecewakan, karena saya berada di Roma selama 10 tahun dan ini tidak pernah terjadi kepada saya sebelumnya," kata Juan kepada Sky Sport Italia selepas laga.

"Saya merasa kecewa terhadap mereka, tapi saya memiliki karakter untuk menghindari hal-hal seperti ini dan tidak membiarkan mereka memengaruhi saya di lapangan."

"Saya menerima pelukan dari pemain Roma dan Lazio setelah insiden itu, mereka juga malu atas apa yang terjadi," lanjut pemain berkebangsaan Brasil.

"Ini benar-benar memalukan karena kami datang ke lapangan sebelum kick-off dengan pesan anti-rasisme di kaus kami."

"Sepanjang karier saya di Roma, saya tidak pernah menunjukkan tidak hormat kepada Lazio, jadi ini mengejutkan saya menjadi target rasisme," pungkas Juan. 


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/05/2946283/juan-bingung-jadi-target-rasisme-laziale 

Seharusnya Tidak Keluar

Edy Reja: Harusnya Maarten Stekelenburg Tidak Diusir Wasit

Aturan kartu merah langsung untuk kiper terlalu merusak tim...







Edy Reja - Lazio (Getty Images)
Getty Images
Setelah Lazio menasbihkan diri menjadi penguasa ibukota Italia dengan menekuk AS Roma 2-1, pelatih Edy Reja mempertanyakan aturan yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu merah pada pemain yang melakukan pelanggaran untuk menghalangi terjadinya gol.

Biancocelesti mendapat keuntungan besar ketika Maarten Stekelenburg diberi kartu merah ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Unggul jumlah pemain telah membantu Lazio meraih kemenangan ganda pertama laga derby dalam 15 musim terakhir.

Reja gembira dengan fakta tersebut namun jika harus memilih, dia lebih senang kiper Belanda itu tetap berdiri di atas lapangan sepanjang pertarungan.

"Kami menang dan ini yang terpenting. Saya mendukung perubahan aturan kartu merah langsung bagi kiper," kata Reja setelah pertandingan.

"Aturan tersebut terlalu merusak tim. Saya lebih memilih kartu kuning atau penalti."

"Kami bisa menciptakan empat atau lima peluang emas. Unggul satu gol tidak membuat kami tenang, karena Roma memiliki sederet pemain yang bisa mengubah hasil pertandingan."



http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/05/2946532/edy-reja-harusnya-maarten-stekelenburg-tidak-diusir-wasit

Musim Yang Buruk

Daniele De Rossi: Musim Yang Buruk Untuk AS Roma

Daniele De Rossi menegaskan AS Roma akan berjuang hingga akhir musim.







Daniele De Rossi - Roma (Getty Images)
Getty Images
Gelandang AS Roma Daniele De Rossi mengakui kekalahan timnya dari Lazio kemarin (04/03) menunjukkan bahwa musim ini adalah musim yang tidak terlalu bagus bagi I Lupi.

Seperti yang diketahui, dengan kekalahan tersebut, AS Roma sekarang tertinggal sepuluh poin dari Lazio yang berada di posisi ketiga klasemen sementara Serie A Italia dan juga membuat harapan Roma berlaga di kompetisi Eropa semakin menipis.

Kekalahan dari Lazio tersebut juga menjadi kekalahan kedua dari rival sekota mereka di musim ini. Hal itulah membuat De Rossi kecewa, namun ia menegaskan Roma akan terus berjuang hinggga akhir.

"Ini bukanlah musim yang menyenangkan bagi para suporter dan juga bagi kami, tetapi kami akan terus bekerja keras dan berharap akan ada sedikit keberuntungan dan juga pengalaman," ujar De Rossi.


http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2012/03/05/2946601/daniele-de-rossi-musim-yang-buruk-untuk-as-roma